Untuk Lelaki Yang Tak Pandai Berkata
Terima kasih.
Kata yang akan selalu aku ucapkan kepada dirimu. Aku bersyukur memiliki dirimu. Meskipun aku tahu, banyak sekali perbuatanku yang menyusahkanmu.
Dalam diam mu, begitu terlihat jelas raut lelah wajah mu. Sorot matamu yang teduh mengungkapkan berjuta kasih sayang mu yang tak pernah bisa engkau ungkapkan.
Terkadang aku merasa bersalah ketika dirimu datang kepadaku dengan beberapa kata keluh kesah mu, tapi aku hanya menganggap angin lalu. Padahal yang engkau butuhkan hanya lah meminta pengertian di saat dirimu sudah tidak berdaya lagi seperti masa mudamu dulu.
Pah.. saat masa-masa dulu, mungkin dirimu tidak bisa selalu hadir di sisi kami, karena engkau berusaha melakukan apapun cara untuk menjaga keluarga kita tetap utuh.
Dulu, engkau begitu berusaha untuk membahagiakan anak-anakmu. Engkau korbankan tubuhmu dan perasaanmu hanya untuk keluarga kecil ini tanpa meminta balasan.
Perih mu yang terkadang tidak kami ketahui selama ini tersimpan rapat dalam memori mu. Tak ingin berbagi hanya karena tidak ingin menjadikan itu beban untuk kami.
Bagaimana engkau bisa terlahir sekuat itu untuk menanggung semuanya?
Untuk lelaki yang tak pandai dalam berkata,
Terima kasih.
Untuk segala perjuanganmu selama ini yang terkadang kami tidak perhatikan.
Dan maaf.
Jika aku belum bisa memberikan kebahagiaan kepada dirimu dan ibu yang seringnya mendatangkan kecewa dan luka.

No comments: